Monday, October 15

PERAHU KERTAS 2 - Premiere :)

Once in a lifetime experience, The Premiere of Perahu Kertas 2, the 2nd Indonesian movie I've ever really liked after its first one


Haaaiii, oke first and foremost aku mau minta maaf karena di post sebelumnya aku habis marah - marah..
Hmm, nggak marah - marah juga sih tapi lebih cocok disebut mengeluarkan "penat terpendam" dihati..
Sebenarnya, penat itu nggak mungkin keluar kalau nggak terpancing.
Dimana - mana bom nggak akan meledak kan kalau nggak tersulut api? Thoroughly and even logically reasonable...

Tapiii, itu nggak ditujukan buat semua readersku tercinta haha... okay nevermind... (ini sebenarnya aku juga lagi menanyakan diri sendiri kenapa aku bisa mendadak berubah gini moodnya) Sebenarnya jawabannya simple...
Tadi waktu aku ngetik "uneg-uneg" itu, itunes kubiarin nowplaying lagu - lagu super galau....
And then I decided to change the playlist into Perahu Kertas songs...

Jadiiiii, emosiku pulih lagi deh..

As the tittle told you, yeah, the main point of this post was, aku cuma mau share pengalaman yang happened once in a lifetime, walau ini bukan pertama kalinya aku pergi ke event seperti ini.
Tapi honestly, buat premiere film Indonesia, apalagi Romance, teenlit, yahh yang genrenya sebangsa perahu kertas, ini pertama kalinya aku fangirling, jadi error begini...

Semuanyaa itu bermula setelahh aku selesai nonton Perahu Kertas pertama yang keempat kalinya bareng guru Kimiaku, dan two of my classmates. Sebelum nonton, kita sempat photobox dulu pun. Duhh... Okay please ignore this. I looked so awkward there...


 










Aku mulai mikir, kayaknya seru kali yah kalau bisa nonton PK2 lebih cepat dari orang - orang lain, maksudku premierenya. And in all of the sudden, lagi - lagi, aku entah kenapa mendadak merasa perlu sms Zata. And ternyata beruntungnya kita karena sesama agen neptunus dan punya radar yang kuat jadi jago telepati (?), Zata juga lagi mikirin hal yang sama kayak aku.
Aku mulai coba cari - cari relasi yang aku kenal, bahkan parents relation (lebih trusted haha). Begitupun Zata, langsung cari relasi. Haha. Lucky us, we do have some luckiness and also privileges through parents relatives and the relationships they had with people.
Kita berdua langsung kayak orang error walau dari dulu memang yah begini adanya. Kita percaya, sangat percaya, bisa dibilang terlalu percaya kalau NOTHING IS IMPOSSIBLE. Walaupun awalanya, seringnya, dalam jeda waktu selagi kita percaya, banyak yang bilang kita aneh, freak, fangirl pathetic, tapi kita kayaknya udah ketularan Kugy yang stays in her path no matter what people say...

Menjelang awal Oktober, September akhir, Zata and I started to lose our grip a bit, udah mulai sedikit hopeless2 sedikit. She started to worry but I still remember, I was watching a tv show in AXN at the middle of the night, I said "Zat, nothing is coincidence, kalau semuanya bisa terjadi, pasti Tuhan punya alasan, apapun alasan itu bisa berdampak kedepannya, Nothing is impossible, bisa aja alasan itu berkaitan sama mimpi - mimpi kita" <- waktu itu aku lagi korslet level dewa jadinya yah begini dehh...

And suddenlyyyyy, in September 26th, the invitations are both arrived in our hands!!!!! YEAAAAHHH!!!!! (oke ini lebay)... And yang tadinya aku super duper badmood karena Fisika jadi mendadak kegirangan.











Di hari H, sekitar jam sembilan pagi, aku sms Zata soalnya whatsapp lagi error entah mengapa menghalangi signal radar kita(?).. I was asking her how would she get there and accidentally, she replied it with "yah fanny kayaknya aku nggak bisa ikut, aku lagi sakit"... I was shocked, like really shocked. I didn't even care if I was still in class, studying Chemistry, I was nearly crying. Yah masa sih, planning yang udah kita buat bareng - bareng, percaya bareng - bareng, tiba - tiba harus dicancel. Karena sesungguhnya(?), (this is fact) PK itu benar-benar film Indo pertama yang kita suka. Sebelumnya, kita prefer Japanese/Hollywood(of course). Malah honestly, we've once underestimated the abilities of Indonesian movie producers...

Ditengah kegalauan yang sedang melanda, tiba - tiba Zata sms aku "Fan, daripada undangannya nggak kepake, coba kamu cari teman buat nemenin kamu. Undangan punyaku buat dia aja" (she was so angelic for saying so and I was desperate for reading this)

Karena memang nothing is coincidence, tiba - tiba one of my friend, yang ikut nonton PK1 bareng aku saat aku nonton buat keempat kalinya, named Yohana, duduk disampingku waktu jam istirahat. And she started "galau-ing" because one of her friend luckily won a quiz and he won an invitation for the premiere.

Akhirnya aku terpikir supaya, daripada sia-sia, aku ajak Yohana aja, deh.. And her mood changed in an instant. Bener deh, yang tadinya murung langsung girang.. Sampai dia (me too, actually) kita nggak konsen sedetik pun waktu les...

Karena Zata tetap nggakbisa ikut (efek sakit karena sebelumnya dia sibuk shooting diBandung), and karena aku tetap mau Zata merasakan "being allowed to be in the premiere with me, us", jadinya I've planned and prepared a surprise for her, supaya cepat sembuh....

Sekitar jam setengah 7, Yohana and I arrived at the "destination"...

Kita langsung dapet tiket, the movie planned to start around 7:30pm so we still had some time...

Karena masih ada waktu sisa, aku langsung menjalankan misi "surprise for Zata"... alias, cari tanda tangan tante Dee..

Akhirnya kita ketemu tante Dee, minta tanda tangan juga.... and foto bareng (harus)....
please pardon the horrible quality yaahhh.. duhh ._.












Setelah foto, my first obsession had just gotten bigger once I saw Keenan's painting yang super kerenn.. I'm obsessed with that...

duh aku aneh amat ._.


















Sebelum foto didepan Keenan's painting, kita ketemu kak eko dan tanpa basa basi, Yohana langsung usulin minta foto. Karena kita bingung siapa yang mau foto duluan, tiba - tiba kak fauzan ngomong "gimana kalau kalian yang foto berdua sini saya fotoin" and aku langsung speechless...

i looked so weird duh ._. !! ANYWAYS I WISH I WAS AS TALL AS YOHANA











Sambil kita berjalan - jalan menunggu pintu studio dibuka, tiba - tiba kak Kugy jalan didepan kita. Tanpa basa - basi lagi, langsung aku yang heboh minta foto. Because she is sooooo pretty and inspiring, both kugy and ka maudy herself.











Setelah we took a pic with kugy, Yohana seemed to start to worry because she hasn't seen Adipati Dolken, I meant Keenan, yet.. Entah kenapa, tiba - tiba aku komentar "mungkin dia lagi dipanggil laporan ke neptunus yohh" tapi kalau dipikir, iya sih, casts lain gampang ditemukan, aku ketemu Remy, Luhde, Wanda etc tapi dia doang nggak keliatan ~

And suddenly, ketika aku sibuk mencari cari mana si gondrong keenan, tiba - tiba Yohana narik sikutku dari arah berlawanan and she whispered "ituu keenan". Aku balik belakang as I was trying to find where was he. "Mana?" aku sempat nanya gitu karena masih belum "ngeh" kalau keenan potong rambut.
Setelah entah kenapa tiba - tiba aku sadar, and I accidentally asked (untung pelan yah suaranya waktu itu)... "Kok beda sih" .____.

Kita langsung minta foto barengg.... And what annoys me the most was, astaga, keenan itu tinggi banget, in my opinion, dia itu tiang listrik, benar-benar tinggi... Entah tingginya dia berapa, tapi approximately lebih dari 180cm karena aku yg 165cm ini nggak sampai sedagunya.... As it seen on the pic: (yaah, itu aku keliatan agak tinggi soalnya udah ganti wedges yg 10cm ._.)









Memang nothing's really coincidence, pas setelah kita foto sama keenan, pintu studio akhirnya dibuka....
We entered the studio began to watch the movie...


Pada menit ke 40an, tiba - tiba aku mulai menitikkan air mata, saat adegan keenan kugy dirumah Karel. Duh, itu paling "jleb".. Waktu Remy mutusin Kugy juga bikin nangis sih.....

Setelah nonton, kita papasan sama kak Luhde dan lagi - lagi mau minta foto...
Berhubung I looked so weird karena habis nangis - nangis, jadi I'll just post Yohana's pic with her....














Sayangnyaaaaa, sehari setelah premiere itu hari selasa dan aku seharusnya susulan ulangan Fisika. Jadi setelah nonton, Yohana and I decided to go home.... hiks..
Padahal bahkan setelah aku sampai rumah and tiduran ditempat tidur, masih banyak yang tweeting kalau mereka masih di Epicentrum... Duh Fisika.... ._.

Mungkin, that's all sih yg bisa kutulis.. (udah mulai badmood & malas nulis) haha...
Hmm, by the wayyy, duh, cincin yang Keenan Kugy pakai setelah mereka udah married itu lovable banget, parah, sekali... Andd aku ngidam itu sekaranggg!!! hahaha :P

Kayaknya keren yaah kalau bisa dipakai bareng sama pacar... (padahal forever alone, sok sok ngomongin pacar....)

















Guys, berhubung sekarang udah lewat jam 10 dan besok aku harus sekolah, berhubung lagi sayangnya besok pelajaran pertama itu fisika hmm...
Kayaknya I'd better end this post.. Mungkin next time aku bisa posting lagi, preferably babbling lagi tentang PK....

Sooooo goodnight, goodbye...

ehh, last but not least, no hate / offenses first, I just want to say, for me, I adore the old Keenan more than the new one. I'm wondering what makes his fans are liking him more intensely since he got a new hairstyle...... Maybe that's because I found myself tricked when I tried to find him in the middle of the crowd...

uhkat nevermind...
daripada aku mulai meracau,, sooooo



zaijiaaaan :D

Friday, September 21

PERAHU KERTAS

WEEELLL, I still remember I've once said that I'll post something about my current obsession which is actually just a movie called Perahu Kertas... This is actually a movie based on a novel with the exact same title. Lucky you, I finally had a chance to post it, now, through my brother's laptop haha ^^
And thisssss simple thing had precisely made me flipped, head over heels, obsessed, drowned in super indescribable mundane obsession. That one which I obviously can't even describe with words.
Aku sendiri juga nggak tahu, nggak ngerti, jujur bingung, apa yang bisa buat aku terhipnotis, benar-benar terhipnotis sampai gila, terobsesi level entah berapa dengan Perahu Kertas.

Awalnya, aku cuma lagi online twitter dari laptop and suddenly, aku lihat ditimeline, ada beberapa orang difollowingsku yang mulai ungkit Perahu Kertas.. I still remember it was August 14th. Aku pernah baca sinopsis novelnya sih, and awalnya memang aku tertarik, penasaran sama kugy just because I think she's unique and she is also an aquarian just like me.

Well then I did a research in the internet about PK.. I watched the trailer afterwards.
And in an instant, I'm mesmerized. GILA, langsung GILA....
Well, gimana nggak, dalam film itu, ditrailernya ada scene yang backgroundnya braga and ubud. Secara, aku sendiri pun ngga tahu kenapa aku bisa suka bangeeettt sama bali apalagi Ubud sama Tana Lot terlebih Bandung dan Braga nya yang selalu mengingatkan aku sama Rocketown, mungkin terkesan awkward, tapi scene di braga yang sebenarnya cuma adegan dorong mendorong mobil mogok bisa buat aku overwhelmed, bukan karena adegan, tapi dari braga itu sendiri sudah jadi penghipnotis buatku.
Aku ngga bisa benar-benar bilang kenapa aku bisa cinta banget sama bandung and braga, mungkin yahh karena childhood's story, mungkin karena dulu aku sama opa oma sering banget ke bandung and we visited braga more than one time, went shopping together yah meskipun itu terjadi waktu aku masih kecil, kecil banget.. yahh, cuma itu nggak penting, itu semua masa laluuuu *kugy's style*

back to PK, setelah nonton trailernya, aku browse soundtracknya, dan lagi lagi aku dibuat gila oleh soundtracknya karena ada bagian lirik yang mengatakan ini :

"Ku bahagia kau telah terlahir di dunia dan kau ada di antara milyaran manusia"

Kebetulan, aku pernah baca novelnya tapi nggak selesai satu buku dibaca karena, well, bilang saja hilang lahh yaa...I was so young though' and nggak terlalu perduli dengan love stories.

I was repeating the trailer over and over again sampai akhirnya setelah yang ketiga kali, aku bukan lagi gila karena braga-nya, tapi karena perkataan sosok keenan yang sangat "jleb".....

"Nyerah sama realistis itu beda tipis"
semenjak itu, aku jadi pengen banget nonton filmnya. Seminggu berlalu, teman-temanku juga banyak yang aku ajak nonton tapi nggak semuanya berminat hingga akhirnya, mungkin karena I uberly believe nothing is impossible and nothing is coincidence either, aku serasa kayak harus sms Zata and ajak dia nonton.

THANK GOD, karena memang nothing is impossible and Tuhan selalu atur semuanya jadi yang terbaik, Zata kebetulan ada diJakarta, soooo in totatl sudden, aku sms jam 10 malam, besoknya jam 11siang kita langsung berangkat ke bioskop dengan semua curiousity....

Hasilnya, setelah menonton, obsesiku bukannya terobati ternyata malah tambah parah, bahkan sampai hari ini tambah parah... haha

I've read the novel 4 times also, actually... Boleh dibilang gila, atau obsessed atau whatever..
Tapi, I reallyyy wish I were Kugy.
I meant, yaaahh, dia itu dianggap freak oleh masyarakat, tapi dia stay on her path, dia tetap percaya sama kemauannya, follows her dreams dalam kondisi apapun, she found her true love by the strangest method I've ever known, yap, radar neptunus. AND even, her true love, accepts her for who she really is, her personality, her body, her height (the novel says keenan called kugy with "tiny") even her dreams, her imagination, everythinggg....
It's extremely rare for us to find man like keenan in real life, right???

sooo that's whyyyy I'm obsessed with this thing haha...
It taught me no matter where in this world or even universe do we go or wanted to go or have been, we will always find our true love someway, somehow, SOMEDAY, eventhough if that day may come in the most peculiar ways we have never imagined.. So yeah, just don't stop believing :)







 eveennnn my brother painted me this thing... Well, I forced him a bit though :P








Maybe I should put my radars on, it might be able to help me to find my own keenan :)

LET OUR KING BE LIFTED UP!!

GUESS WHAT.....
I'm actually in the moooooooossssttt indescribable feeling ever...
I can't hardly believe how much a song originally sung by Sidney Mohede has literally changed me...

Hosanna in the highest, let our King be lifted up, Hosanna
Jesus You're be lifted higher, higher, be lifted highest!!!

Sebenarnya bukan hanya liriknya yang benar - benar nudging, tapi alunan nadanya, melodinya, instrumentalnya, semuanya. Bahkan beberapa hal, kejadian yang menyangkut lagu itu yang memang (honestly) baru - baru saja terjadi dalam hidupku.

Kelasku ikut lomba musikalisasi puisi dalam rangka bksn, well mungkin itu terkesan biasa, tapi entah kenapa, anehnya, well nothing's coincidence sih, Tuhan pasti punya alasan kenapa setiap hal bisa terjadi.
Awal mulanya, jujur, akhir-akhir ini memang aku merasa jiwa kerohanianku agak sedikit kurang intim, sampai tiba-tiba hari selasa kemarin, walaupun niat awalnya cuma latihan nyanyi buat tugas musik (dengan kelompok yang jujur, awalnya aku merasa kurang - sreg - tapiiiiiii ohmygosh, entah God's flipped my mind atau gimana, setelah practicing together and several attempts of singing and praising, aku benar-benar mind blown, head over toe sama lagu ini, dan even sama beberapa anak dikelompokku.
Lagi - lagi, aku disadarkan supaya jangan langsung mengklaim someone begini atau begitu based on what I've seen.

Kita bertujuh, aku, Cynthia Ang, Sabda Juliana, Yohana Setiawan, David Servus, Sofni Inka, Michelle Leono dan Hizkia pun akhirnya mengadu nyali (hemm) dengan latihan yang bisa dibilang dadakan, karena kita latihan bareng itu hari selasa dan harus perform untuk penyisihan hari rabunya.
Entah gimana juga, ada satu hal saat latihan yang akhirnya opened my eyes kalau aku memang nggak seharusnya "menjauhkan diri dari kehidupan rohani/something like that, walau nggak sepenuhnya menjauhkan diri, yeah you know what I really meant, hanya saja, sepertinya terjadi sedikit kesenjangan".. Hal itu adalah diwaktu kita lagi menunggu giliran perform, one of the crews said we should've prayed first because whatever we do, we've done and even will eventually do belongs to the only one and only Almighty, Jesus Christ.

Waktu itupun, I had the privilege to read the poem by myself while others accompanied me by singing this awesome praising song. Tuhan Yesus itu benar - benarrrr baik, tepat saat aku perform, aku akhirnya sadar kalau it's been more than a year since the last time I perform anything, sing, or even act in public places where people can see it. Dan saat itu, aku tidak terlalu merasakan kegugupan atau kegrogian yang lebay, meski sedikit-sedikit ada, worried a lil bit.
And thanks Godddddd, we made it through to the finale!!! God is great banget yaahh..

Setelah nyaris 2 tahun aku nggak nyanyi, nggak acting, nggak perform, and now once He has given a whole new better life, better friends, bright future, everythingggggg, when all the things started to make sense,  He opened my sight, He made me realized kalau aku nggak perlu selamanya terjebak dalam masa lalu, Dia sadarkan aku kalau aku punya talenta yang Tuhan sudah berikan, yang Tuhan percayakan, aku nggak boleh selamanya terjebak dan sedih karena kejadian masa lampau sampai aku menyia-nyiakan talenta tersebut.

Kamis kemarin, I spent a day practicing my best but once again, aku nggak tahu kenapa aku bisa akhirnya jump ship melakukan hal - hal yang aku pikir nggak mungkin aku lakuin lagi... I was shocked when I realized I still can reach some high notes, I still can act and perform my very best, the pride was overwhelmingly awesome, serius. Aku nggak bisa menjelaskan gimana perasaanku kemarin...

Semuanya itu lengkap hari ini, when we were practicing for one last time to perform in the finale stage, the stage of stars haha, no I meant it. Kyaaaa, aku benar- benar merasa purely blessed, aku benar - benar merasa, I don't care hasilnya gimana, aku percaya kita sudah melakukan yang terbaik, aku yakin kita mempersembahkan penampilan kita bukan untuk kepentingan kita, bukan untuk mencari popularitas, tapi semua yang kita lakukan, yang kita usahakan, yang kita persembahkan layak dan berkenan untuk memuliakan Tuhan Yesus Kristus.

Hari ini aku sadar kalau yah, seminggu ini benar - benar ajaib, aku nggak boleh selalu paranoid sebelum perang, nggak boleh terlalu worry dengan siapapun partnersku kalau hal yang harus dijalani dengan partners itu belum terjalani, aku juga sadar kalau aku harus memanfaatkan talenta, everything God's given to me only to praise Him and let His name be honored, let the whole world sees how awesome He really and truly is.

And now, I'll make a promise. I'll start singing, acting, doing whatever I used to do, not for my own sake, but whatever I'll do from now on, they belong to God.

Aku mau berkarya untuk kemuliaan nama Tuhan, aku mau setiap langkahku dipimpinNya, my hand, my feet, my voice, my life, my love, my everything, LORD USE ME!! :)

Let Our King be lifted up, HOSANNA!!!



P.s: nanti kalau the official video of our performance has finally released, I'll try to put it on youtube, you'd better wait haha :)


hugs & kisses
Stephie ^^