And thisssss simple thing had precisely made me flipped, head over heels, obsessed, drowned in super indescribable mundane obsession. That one which I obviously can't even describe with words.
Aku sendiri juga nggak tahu, nggak ngerti, jujur bingung, apa yang bisa buat aku terhipnotis, benar-benar terhipnotis sampai gila, terobsesi level entah berapa dengan Perahu Kertas.
Awalnya, aku cuma lagi online twitter dari laptop and suddenly, aku lihat ditimeline, ada beberapa orang difollowingsku yang mulai ungkit Perahu Kertas.. I still remember it was August 14th. Aku pernah baca sinopsis novelnya sih, and awalnya memang aku tertarik, penasaran sama kugy just because I think she's unique and she is also an aquarian just like me.
Well then I did a research in the internet about PK.. I watched the trailer afterwards.
And in an instant, I'm mesmerized. GILA, langsung GILA....
Well, gimana nggak, dalam film itu, ditrailernya ada scene yang backgroundnya braga and ubud. Secara, aku sendiri pun ngga tahu kenapa aku bisa suka bangeeettt sama bali apalagi Ubud sama Tana Lot terlebih Bandung dan Braga nya yang selalu mengingatkan aku sama Rocketown, mungkin terkesan awkward, tapi scene di braga yang sebenarnya cuma adegan dorong mendorong mobil mogok bisa buat aku overwhelmed, bukan karena adegan, tapi dari braga itu sendiri sudah jadi penghipnotis buatku.
Aku ngga bisa benar-benar bilang kenapa aku bisa cinta banget sama bandung and braga, mungkin yahh karena childhood's story, mungkin karena dulu aku sama opa oma sering banget ke bandung and we visited braga more than one time, went shopping together yah meskipun itu terjadi waktu aku masih kecil, kecil banget.. yahh, cuma itu nggak penting, itu semua masa laluuuu *kugy's style*
back to PK, setelah nonton trailernya, aku browse soundtracknya, dan lagi lagi aku dibuat gila oleh soundtracknya karena ada bagian lirik yang mengatakan ini :
"Ku bahagia kau telah terlahir di dunia dan kau ada di antara milyaran manusia"
Kebetulan, aku pernah baca novelnya tapi nggak selesai satu buku dibaca karena, well, bilang saja hilang lahh yaa...I was so young though' and nggak terlalu perduli dengan love stories.
I was repeating the trailer over and over again sampai akhirnya setelah yang ketiga kali, aku bukan lagi gila karena braga-nya, tapi karena perkataan sosok keenan yang sangat "jleb".....
"Nyerah sama realistis itu beda tipis"
semenjak itu, aku jadi pengen banget nonton filmnya. Seminggu berlalu, teman-temanku juga banyak yang aku ajak nonton tapi nggak semuanya berminat hingga akhirnya, mungkin karena I uberly believe nothing is impossible and nothing is coincidence either, aku serasa kayak harus sms Zata and ajak dia nonton.
THANK GOD, karena memang nothing is impossible and Tuhan selalu atur semuanya jadi yang terbaik, Zata kebetulan ada diJakarta, soooo in totatl sudden, aku sms jam 10 malam, besoknya jam 11siang kita langsung berangkat ke bioskop dengan semua curiousity....
Hasilnya, setelah menonton, obsesiku bukannya terobati ternyata malah tambah parah, bahkan sampai hari ini tambah parah... haha
I've read the novel 4 times also, actually... Boleh dibilang gila, atau obsessed atau whatever..
Tapi, I reallyyy wish I were Kugy.
I meant, yaaahh, dia itu dianggap freak oleh masyarakat, tapi dia stay on her path, dia tetap percaya sama kemauannya, follows her dreams dalam kondisi apapun, she found her true love by the strangest method I've ever known, yap, radar neptunus. AND even, her true love, accepts her for who she really is, her personality, her body, her height (the novel says keenan called kugy with "tiny") even her dreams, her imagination, everythinggg....
It's extremely rare for us to find man like keenan in real life, right???
sooo that's whyyyy I'm obsessed with this thing haha...
It taught me no matter where in this world or even universe do we go or wanted to go or have been, we will always find our true love someway, somehow, SOMEDAY, eventhough if that day may come in the most peculiar ways we have never imagined.. So yeah, just don't stop believing :)



