Sunday, February 23

GRAVITY - NIKKI FLORES



Everytime that you told me,
That we would write our own story,
There was something in your voice that,
Made me believe,
Every way that you steal my heart,
For every thing that you are,
There's something in your love that,
Tells me I need you,
But you can't get started,
When you're heavy hearted.
We're both fighting gravity,
And it's making it hard to breathe,
When your hope gets frozen,
And your fears unspoken,
Cuhs you don't wanna fall again,
Well I'm falling too.

If this love's enough for you,
Then this love's enough for me,
So why can't we overcome,
This gravity.
It's pushing down on you,
It's pulling down on me,
Why can't we overcome; this gravity,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground, gravity
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground.
Why can't we overcome, yeah.

Everybody gets afraid,
Of saying what they wanna say,
They don't want their words to,
Get cut in the open
I wanna take that chance on you,
Knowin there's so much to lose,
Were standing on this road but,
Don't know where it's going,
But you can't get started,
When you're heavy hearted,
We're both fighting gravity
And it's making it hard to breathe
When your hope gets frozen
And your fears unspoken
Cuz you don't wanna fall again,
Well I'm falling too.

If this love's enough for you,
Then this love's enough for me,
So why can't we overcome,
This gravity.
It's pushing down on you,
It's pulling down on me,
Why can't we overcome; this gravity,

We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground, gravity
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground.
Why can't we overcome

I, I, wonder what you're thinking
I, I, gotta find a reason,
I, I, won't you love to lift me off the ground,
Won't you lift me off the ground,
I, I, wonder what you're thinking
I, I, gotta find a reason,
I, I, won't you love to lift me off the ground,
If this love's enough for you..

If this love's enough for you,
Then this love's enough for me,
So why can't we overcome, this gravity.
It's pushing down on you,
It's pulling down on me,
Why can't we overcome this gravity.

We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground, gravity;
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
Why can't we overcome..

We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground, gravity,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
We can't get off the ground,
Why can't we overcome..
This gravity.

Sunday, February 9

Refrain Lyric


If you ever see dear everything
That we have been thought another world
But if I could see and just one thing
If you're melody

If I were afraid
A story about you and me
What it really mean
I ran out pages

But if I could right
For just one moment
It will be forever

Maybe I felt alone
Maybe I was afraid
To find that you're where is belong
And say the words I later say

Now I try to remind this feeling
Who am I kill it
Who are you giving

You're the song that I won't stop playing
You're the part the keys with feeling
Singing it all over again

We got refrain.. You're my refrain.


It's spontaneously became one of my favorite songs.... What a fully great song with great words on the lyric :")

Nothing's Coincidence....

Mungkin kalian bakalan nanya kenapa judul postku sekarang nothing's coincidence.. Well I could take that. And it's okay... Sebenarnya post ini juga hasil refleksi dari beberapa hal yang aku alami akhir-akhir ini.
Hal-hal yang berkaitan dengan nothing's coincidence yang buat aku sadar kalau semua yang terjadi itu bukan terjadi semata-mata karena kesengajaan atau kebetulan semata. Tapi ya karena Tuhan sudah punya rencana
So there's this guy. We've been together for nearly three years (sekarang sih bukan pacaran atau gimana-gimana... karena kita sama2 admitted that we're not really into relationships lately dan dia belum mau dunianya dengan semua aktivitasnya keganggu dan aku sendiri masih dibawah naungan peraturan orangtua yang selalu sama) He already became more like a family brother to me.
Tapi sifat kita itu beda banget.. Aku yang rada (ehem yaudah jujur aja deh) pecicilan, ekspresif, berantakan, nggak ada feminimnya katanya, cerewet dan masih agak childish (kalo kata dia sih gitu) plus dia yang orangnya teratur, disiplin, tegas, cuek bebek sama segala hal yang menurut dia gak penting plus semua embel-embel lain lah..
Jadi kalo dibilang, dilihat sekilas, kita kayak dua kutub magnet yang benar-benar bertolak belakang. Aku selatan, dia utara. Ujung keujung deh bedanya.

Tapi, secara gak sadar, kemarin-kemarin selama 2 tahun terakhir kita kayaknya sama-sama lupa kalau kutub magnet yang berlawanan toh malah akan tarik menarik, bikin kedua sisinya makin nempel.
Tahun pertama kita lewatin bareng-bareng, fine, we survived. Tapi sejak tahun kedua, kita pisah kelas. Kita anehnya mulai sibuk sama dunia masing-masing. Kita mulai semakin jauh. Mulai sibuk dengan dunianya masing-masing.

Tapi anehnya, sejak pertengahan tahun lalu disaat kondisi kita harusnya mulai sibuk dengan pikiran dan jalan masing-masing, malah banyak sekali hal-hal terjadi yang menyangkutkan kita berdua. Situasinya memang berbeda. Tapi peran kita nyaris selalu sama.

Kamu yang selalu ada buatku untuk menjagaku, melindungiku, memarahiku saat ulahku mungkin mulai kelewatan dan membantuku.
Aku yang selalu ada untuk menarikmu keluar dari cangkangmu, membuatmu lebih lepas dan bisa berinteraksi dengan dunia luar, membuatmu percaya kalau semua orang itu butuh teman dan ada untukmu saat kamu jatuh.

Kebiasaan kita yang unik, yang ternyata dari dulu sampai sekarang, kita memang saling melengkapi, sungguh-sungguh melengkapi dan selalu ada buat satu sama lain. Aneh memang. Aku sendiri bingung..
Kenapa dari sekian banyak orang-orang didunia, cuma kamu orang yang sebenarnya pengen kuhindarin tapi sayangnya kamu yang selalu ada buatku.

Kamu yang muncul disaat aku sedih, kamu yang cuek itu yang selalu lewat kalau aku lagi bete. Anehnya lagi, cuma karena kamu lewat begitu, moodku bisa langsung baik. Aneh kan. Memang-__-"
Anehnya juga, kenapa aku bisa spontan tahu kapan kamu lagi sedih atau lagi down, kenapa juga aku selalu tergerak harus buat kamu bisa tersenyum walaupun kamu senyumnya ya setahun sekali.
Kenapa aku nggak bisa ninggalin kamu sendirian gitu padahal kamu sendiri prefer buat tinggal dalam kesendirianmu itu.
Kenapa kamu yang mengaku gak suka bantu-bantuin orang dan berpikir kalau semua orang bisa hidup dalam caranya masing-masing tanpa butuh bantuan apapun nggak pernah kayaknya kamu biarin aku jalanin hidupku sendiri? kenapa malah kamu selalu bantu aku? bukannya aku nggak berterimakasih sama kamu sih, tapi kan kayaknya malah cuma karena demi satu sama lain, kita berdua entah sama-sama sadar atau nggak, kita berdua sama-sama nggak mau satu sama lain kesusahan...

Akhirnya sekarang aku sadar, mungkin ini takdir kita.
Aku percaya Tuhan punya rencana indah buat semuanya.
Memang aku masih nggak paham kenapa Tuhan bisa bikin aku yang biasanya pasti ngomel besar kalo ada orang yang berusaha naklukin egoku dengan bantuin aku terus, malah bisa mengalah sama kamu. Aku nggak paham kenapa Tuhan milih aku yang cerewet ini bisa berhenti ngoceh setiap ada kamu, mulai kalem dan nggak mau berhenti percaya kalau dibalik sikapmu yang unpredictable itu, kamu sebenarnya baik banget.
Aku masih nggak paham kenapa kamu yang Tuhan pilih buat selamatin aku disungai, kamu yang tolongin aku diuks, kamu yang ngomelin aku kalau aku sakit atau telat makan, kamu yang cuma mau ngomong kayaknya sih satu kata sehari tapi masih mau jawab semua pertanyaanku.
Aku masih nggak paham kenapa aku bisa sekuat ini mendukungmu, sekuat ini percaya kalau kamu bisa jadi dokter terhebat yang paling aku kenal, aku percaya sekuat ini juga kalau mereka yang pernah menghinamu itu suatu saat akan melihat kalau kamu memang salah satu dari deretan lelaki terbaik yang kukenal selain opaku dan papaku,yang anehnya mempunyai nama panggilan yang sama denganmu.
Aku nggak paham kenapa kamu maksa banget buat pinjemin aku jaket, pinjemin aku catetan math sama buku lesmu dulu, kamu maksa banget nyuruh aku makan waktu aku sakit tenggorokan pas kelas 10, kamu maksa banget buat ngatain aku pendek, maksa banget juga supaya aku bisa ikut kamu pulang setelah misa.
Aku masih nggak paham juga, kenapa disaat retret kemarin, waktu ada suatu hal yang buat aku sedih, kenapa kamu yang pertama kali kulihat sedang menatap kearahku tanpa suara dan tanpa ekspresi. Aku tak paham kenapa kamu langsung buru-buru buang muka setelah aku menangkap basah kamu lagi liatin aku disana.
Kenapa juga diantara sekian banyak anak yang ikut retret yang bisa kamu minta tolongin oper bible, kenapa kamu malah nyuruhnya aku?
Kenapa juga segala hal yang menyangkut kamu itu selalu ada kaitannya sama aku... Kenapa kita harus sama-sama ngidam masuk Universitas Indonesia? Kenapa ya aku berasa setiap aku ada info tentang UI, atau camaba UI ya segalanya, aku gaboleh izinin kamu kehilangan info yang sama? aku gakmau kamu kehilangan kesempatan yang sama.
Kenapa juga dari semua kampus swasta yang bisa dipilih buat jadi back up plan kuliah, kenapa kita sama-sama harus daftar dikampus yang sama, test ditempat yang sama, ruangan sebelahan, waktu yang sama tapi kenapa Tuhan bikin aku diterima sedangkan kamu tidak? kenapa aku galau ngedown banget waktu tau kamu nggak keterima padahal kan kamu bukan siapa2ku juga.
 KAN ANEH-___-


breathe steph breathe.... tenang......
mau gak mau sih sekarang aku harus percaya kalauu Tuhan pasti punya rencana dibalik semua ini.... Tuhan pasti punya tujuan atas cerita kita. Aku berharap semoga cerita kita bisa menjadi berkat buat semua orang dan memuliakan nama Tuhan.

Selamat tidur kamu yang disana yang sudah menginspirasi tulisan (rada nggak jelas) kali ini.
I love you. Sleep tight. God bless you...
Thanks for being such an awesome brother yet fake father to me :)


xoxo
Steph






p.s I'll probably write more about this guy or even our story soonnnnn once I had the time to be available online, I'd really like to share further information about me and my life lately.... Bye lovessssss :)

Wednesday, December 25

Stand - Britt Nicole lyric

I wake up to another day
I don't know if I can face
All the fears (that are) staring me down
Yeah, I'm trying to be brave
But I'm a thread, about to fray
I wanna stand but I don't know how
I look up and all I see is Your love holding me
When I feel like giving up
When my heart is hurt too much
Feels like I've reached the end
No, I won't turn and run
This battle will be won
When I've done all I can
I stand stand stand
I stand stand stand
Some days I lose my place
It's a fight to keep my faith
But You are with me, I am not alone, no
But all around my world gives way
Toss like an ocean wave
You are my rock and the storm clouds blow
I look up and all I see is Your love holding me
When I feel like giving up
When my heart is hurt too much
Feels like I've reached the end
No, I won't turn and run
This battle will be won
When I've done all I can
I stand stand stand
I stand stand stand
On Your promise, I will stand
All other ground is sinking sand
On Your promise, I will stand
All other ground is sinking sand
Sinking sand oh who woooh
It's sinking sinking, yea yeah
When I feel like giving up
When my heart is hurt too much
Feels like I've reached the end
No, I won't turn and run
This battle will be won, yea yeah
So I'll stand stand stand
I stand stand
I'll stand stand stand

Thursday, December 19

2013 REMINISCENCE

Hi folks....
It has been quite long since the last time I wrote something here...
I've been extremely busy lately.
Yeah, being a senior student is not as easy as we used to imagine back when we were all just freshmen students at high school.
You might probably wonder what makes I decided to use "2013 REMINISCENCE" as my current post's tittle. Haha I actually had my own reasons and explanations but it seems like I don't want to write this post in English. I just thought if it will be more appropriate for me if  I write it in Bahasa...

Jadi, yah sesuai judulnya, postinganku kali ini memang bertujuan untuk mengenang 2013, tahun paling unpredictable yang pernah aku lalui seumur hidupku. Terlalu banyak hal-hal unik yang aku alami ditahun ini. Di tahun ini juga akhirnya aku merasakan suka duka jadi anak 17 tahun...
Sebenarnya, aku sudah belajar banyak sekali hal ditahun ini. Aku belajar kalau umur memang akan selalu bertambah, tapi kalau kita mau memasuki fase kedewasaan dan disebut dewasa memang butuh proses yang bisa dibilang sama sekali tidak mudah.
Aku juga bertemu banyak sekali orang, teman or anyway you wanted to call them yang datang dan pergi bahkan tetap tinggal dalam ceritaku hingga saat ini.
Terimakasih ya atas semua memorinya...

Pada awal tahun ini, aku ingat betul awalnya aku sedikit panik dan heboh (well bisa dibilang rada norak sih) karena kalau seorang perempuan sudah menginjak umur 17 tahun kan identik dengan semua yang bisa dibilang "perfection" (perhaps).. Aku ingat aku memulai semester empat di SMA bersama dengan teman-teman yang saat itu juga dekat denganku. Aku juga sama sekali tidak menyangka kalau pada saat aku ulang tahun, teman-teman dekatku akan memberikan a little birthday surprise... It actually felt unpredictably precious. Siapa sih yang tidak senang kalau teman-temannya mengingat ulang tahunnya? Thanks for it, loves!

Ditahun ini juga, akhirnya (Puji Tuhan banget) aku bisa buka mata dan belajar juga gimana caranya pilih teman yang baik. Karena ternyata nggak semua orang yang biasanya dekat dengan kita itu memang bisa dan pantas untuk dipercaya. Mereka yang biasanya terlihat cuek maupun tidak peduli pada keberadaan kita juga bukan berarti mereka tidak peduli sama kita. Malah ternyata, mereka yang cuek bebek, rada nyolot dan nyebelin ternyata lebih peka, lebih peduli dan lebih tulus serta lebih menyayangi dan lebih bisa menerima kita apa adanya daripada mereka yang setiap hari selalu disamping kita, mendengarkan cerita or whatever we like to do to complete our daily activities. Terimakasih buat semua yang ditahun ini mungkin pernah menyakitiku, pernah berusaha menghancurkanku dan mungkin sampai sekarang masih sering melakukan apapun hanya kamu dan Tuhan yang tahu untuk menjatuhkanku. Terimakasih karena usaha kalian itu yang akhirnya buat aku jadi lebih kuat, jadi tidak gampang meneteskan air mata dan aku semakin mahir memilah-milah orang yang masuk kedalam hidupku serta yang bisa kupanggil teman. Banyak terimakasih juga buat kalian yang saat ini masih tinggal dan mau jadi temanku, sahabatku, bahkan kakakku yang sudah kuanggap layaknya saudaraku sendiri. YOU ROCK GUYS, NOTHING COMPARES YOUR AMAZING AWESOMENESS!!

Uniknya lagi, ternyata pada tahun 2013 ini Tuhan juga mengizinkan aku merasakan ya beberapa hal yang berbau romance haha. Walaupun memang sepanjang tahun ini bahkan sampai saat aku mengetik tulisanku kali ini aku masih nyaman berstatus single, tapi harus diakui, di tahun ini akhirnya aku (dengan cara yang sama sekali tidak pernah kubayangkan maupun kupikirkan (it truly was completely and awkwardly unpredictable) disadarkan kalau selama ini aku benar-benar salah total kalau aku masig menutup diri and tend to shut people out. Malah bisa dibilang, di tahun ini lumayan banyak kejadian berbau romance yang realistis dan bisa buat aku akhirnya sadar kalau aku masih punya hati, aku masih bisa peka dan buat aku sadar juga, seberapa besarpun usahaku menghindari segala perkara hati, ujungnya aku akan merasakan itu juga.

Ditambah lagi semua hal berbau sekolah maupun karir yang sudah aku alami. Aku juga mengalami banyak sekali peningkatan tahun ini. Aku jadi berani berkomentar dipublik, berani ikut kompetisi lagi, padahal bisa dibilang aku sempat trauma pada kompetisi. But I had so much fun at DBL Jakarta. Aku benar-benar merasakan sedikit demi sedikit telah banyak yang berubah dalam diriku, cara pandang dan mindsetku juga...

Jadi, pada kesempatan kali ini, dalam tulisanku sekarang, aku mau mengucapkan banyak sekali terimakasih buat semua orang yg bisa buat aku tersenyum ditahun ini.
Buat papa, mama, kefas, Aunt Nesha, Aunt Melly, Aunt Erri, Aunt Tatia, semua teman-teman sekelasku di IPA, XI IPA 2 dan XII IPA 2, teman-temanku di DBL kemarin, lexsychopaths, teman-teman di GPU, keluarga induk semang di Candirejo, bu Lilis, bu Woro, bu Jane, bu Yuti, bu Vera, pak Sopar, pak Es, pak Widi, bu Romana, pak Bram dan semua guru keren lain. Thanks juga buat Endi, Rei, Dimas, Candra, Mario, Abed, Ary, Casper (a.k.a Jasver), Nisha, Amel, Aileen, Yohana, Citra, Angel, Ribka, Michelle, Ang dan semuanya lah yang tabah banget menghadapi kegilaanku.
The last but not least, THANKS SO MUCH GOD FOR GIVING ME THESE PRECIOUS MEMORIES AND AMAZING PEOPLE!!!!

Semoga semuanya bisa lanjut sampai selamanya..

Lots of love,
Steph